Halitosis/bau mulut : masalah sepele dan disepelekan

anda mengenal halitosis? yak, halitosis dalam sitilah awamnya dikenal dengan sebutan bau mulut. masalah bau mulut sering dikeluhkan para pemilik hewan kesayangan, karena sangat mengganggu. beragam cara sederhana dilakukan untuk mengusir aroma tak sedap itu, misalnya dengan deodoran khusus untuk mulut, permen, sampai dengan menyikat gigi. cara ini ngga ada salahnya, karena terbukti mengurangi bau tak sedap pada mulut peliharaan kita.
tapi tahukah anda, bahwa permasalahan bau mulut sering kali tidak sesederhana itu, karena penyebabnya bisa hanya sekedar kotor, tapi bisa juga sampai pada masalah serius seperti tumor.
secara umum, bau pada mulut disebabkan oleh bakteri abnormal. bakteri abnormal ini bisa berada pada jaringan nekrosis, tartar atau periodontitis, kerusakan jaringan mulut, dan makanan yang tertinggal pada mulut jg esofagus.
nah, tertinggalnya makanan di mulut ini bisa disebabkan karena kelainan anatomi mulut, kelemahan syaraf dan otot mulut. sedangkan kerusakan jaringan mulut bisa disebabkan kaena macam-macam tumor pada mulut.
halitosis biasa diikuti dengan gejala tidak mau makan. jika halitosis dialami pada hewan yang masih mau makan, perlu dicurigai bahwa halitosis ini tidak normal, dan perlu dilakukan pengecekan ingesta dari saluran pencernaan. untuk hal ini, perlu bantuan dari vet.
jadi, pikir dua kali untuk menyepelekan masalah sepele ini ya..